Sejak Jan 2012

Tolong Klik LIKE

Cara Kirim tulisan

Tulis dulu tulisan anda di Word atau di word processor apa saja, jangan di format, cukup diberi paragrap saja.
Lihat kolom paling atas; LOGIN: dengan User Name: Tamu dan Password superkoran - setelah itu anda akan bisa melihat kotak untuk mengisi tulisan. (kotak kanan atas)
Copy tulisan anda dan Paste di kotak tsb dan beri judul dan tekan SAVE. Tambahan: Setiap tulisan hendaknya diberi TITLE dimulai dengan Nama Penulis + judul Tulisannya. Tanpa nama penulis, dengan sendirinya tidak jelas siapa yang menulis dan tulisan tidak bisa diterbitkan. TIAP ORANG HANYA BOLEH MENGIRIM TULISANNYA SENDIRI

Daftar tulisan

Mei 98, 14 tahun yang lalu – Video & Ulasan

Pembaca: 3193

Tak terasa – sudah 13 tahun peristiwa ini terjadi. Berbagai video & ulasan perlu kita renungkan untuk mencegah terulangnya perisitiwa semacam ini.

1. Skenario, Modus Operandi, dan Kronologis Kerusuhan Mei 1998
“Rasa-rasanya hidup di negeri ini sudah tidak aman lagi. Nyawa kita bisa saja suatu saat hilang sebagai tumbal dari kepentingan politik dari orang-orang tertentu. Ini karena negara tidak memberikan jaminan hak hidup kepada warganya.”
http://www.superkoran.info/content/view/967/88888889/

2 Video Mei 98:

Video: Trisakti and Semanggi


3. Wiro: Siapa dalang Peristiwa Mei 98? Bagian I
Ada kontradiksi kalau mengingat peristiwa Mei 98. Satu sisi kejadian traumatis itu maunya dilupakan saja. Terlalu gelap. Sisi lain, peristiwa itu harus selalu digaungkan, supaya bangsa ini …
http://www.superkoran.info/content/view/914/88888889/  

4. HH Samosir: Siapa dalang Peristiwa Mei 98? Bagian II
“Soe jauh jauh hari sudah mengetahui keadaan ini. Mundur beberapa selang kebelakang ada istilah “Ruwat nasional” yang dicanangkan Cendana merupakan indikasi, hanya saja Soe tidak tahu secara jelas siapa dan kelompok mana yang
mengeluarkan jurus duluan. Karena saat itu masing masing mengeluarkan jurus “sambil tertawa menancapkan pisau” ala Ji Lay Hud (Buddha muka tertawa).”

http://www.superkoran.info/content/view/915/88888889/

5. Berbagai Komentar tentang Mei 98 di Apakabar@yahoogroups
” Coba lihat Wiranto, sebagai panglima TNI pada saat itu. Jika dia tidak mendalangi kerusuhan, atau terlalu bodoh sehingga TNI menghilang pada saat kerusuhan, kedua alasan itu tetap membuat dia harus bertanggung jawab dan dihukum. Setelah penculikan mahasiswa, kemudian Mei 98, dilanjutkan peristiwa Timtim, negara ini toh tidak bisa melakukan apa2 thd dia.”
http://www.superkoran.info/content/view/968/88888889/
6. Singo: Tragedi Memilukan 13-15 MEI ’98.
Menjelang “ULTAH”ke 10 TRAGEDI MEMILUKAN Mei’98 yang mencoreng lembaran sejarah  bangsa Indonesia dimana rakyat Indonesia KEHILANGAN Citranya sebagai bangsa yang BERADAB akibat ulah ….
http://www.superkoran.info/content/view/938/88888889/

7. G Suryana: Mei 98 & Penyelesaian Hukumnya
Pada hari Kamis tgl 10 May yang baru lalu, ditayangkan sedikit wawancara antara Christianto Wibisono dengan Andy pada acara Andy Kick di Metro TV.
http://www.superkoran.info/content/view/970/88888889/

8. Karikatur Wiro: mei 98
http://www.superkoran.info/content/view/971/88888889/

9. “Yang menarik, ada Soeharto lain, kini berbicara. Mayjen Maritim Soeharto yang saat prahara itu melihat Jakarta dari helikopter, kepada Koran Tempo baru-baru ini menyatakan kaget, karena tidak melihat satu pun unit militer mengendalikan api dan massa.”

 

Yang paling bertanggungjawab untuk kasus Trisaksi, Semanggi I dan II, adalah mantan Menhankam Pangab Jenderal Wiranto.

Kami ke rumahnya Pak Wiranto ternyata ditunggu, juga Pak Wiranto tidak pernah datang ke Komnas HAM. Ini menunjukkan bahwa Pak Wiranto ini sebenarnya bertanggungjawab dan takut. Dan setelah hasil penyelidikan Komnas HAM itu ada bukti pelanggaran HAM berat, Pak Wiranto kemudian mendatangi Jaksa Agung. Setelah datang ke Kejaksaan Agung, Wiranto datang ke Mahkamah Agung. Akhirnya Kejaksaan Agung juga tidak mau menindaklanjuti berkas KPP HAM sampai sekarang.  ”

eri, 17-05-2008 – Belgia

Saya ingat, waktu itu dideretan toko saya ada toko yang terbakar. Massa yang mau mendekat dilarang polisi, kemudian ada 2 bus berisi penuh “orang orang perusak”, orang ini melempari polisi polisi tersebut. Anehnya, polisi yang bersenjata itupun mundur. Takut? Mustahil. Dan penjarahan serta pembakaranpun terjadi. “Orang orang perusak” tadi sepertinya ada yang menyuruh, setelah selesai, bus mereka datang lagi dan mereka pun pergi, baru penjarahan dilanjutkan oleh orang orang sekitar yang “diijinkan” menjarah. Saya pikir, sudah waktunya semua “speak up”, sehingga benang merah dapat ditarik, dan dapat dibuat buku serta film. Karena sejak itu, karakter bangsa kita jatuh sekali di mata orang luar negeri. Bangsa kita sebagian dianggap brutal, sadis, pemerkosa. Setelah terorisme di negara kita bahkan predikat tersebut meningkat lagi menjadi penjahat, teroris, dsb. Dua puluh tahun yang lalu, saya ingat semua orang kagum dengan pribadi orang Indonesia yang santun dan lemah lembut. Sekarang, meskipun sikap kita tidak berubah, tetap lemah lembut dan santun, tetapi perlu waktu dulu untuk membuktikan bahwa kita tidak seperti yang mereka lihat di tv, youtube internet, dsb. Jadi, mariah tegakkan kembali harkat dan martabat bangsa kita diantara bangsa bangsa lain. Mari kita sama sama bicara.


asti, 16-05-2008 – indonesia

salah satu sikap kesatria seorang prajurit TNI adalah berani mempertanggungjawabkan tindakannya. Tapi kenapa ya sampai sekarang tidak ada perwira tinggi yang berani secara kesatria mengaku bertanggungjawab terhadap peristiwa kekacauan Mei 98 itu? Kalau para petinggi TNI saja tidak ada yang berani bertanggungjawab, lalu siapa yang harus dimintai pertanggungjawaban? Bukankah tidak ada prajurit yang bisa jalan sendiri tanpa komando pimpinannya? Ayolah para petinggi TNI pada masa itu, tunjukkan sikap kesatria kalian. Rakyat Indonesia menunggu kebenaran dan sikap kesatria kalian.

http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/prahara_mei_1998

 

Tulisan terkait:

Berbagai Komentar tentang Mei 98

http://www.superkoran.info/content/view/968/88888889/

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>