Sejak Jan 2012

Tolong Klik LIKE

Cara Kirim tulisan

Tulis dulu tulisan anda di Word atau di word processor apa saja, jangan di format, cukup diberi paragrap saja.
Lihat kolom paling atas; LOGIN: dengan User Name: Tamu dan Password superkoran - setelah itu anda akan bisa melihat kotak untuk mengisi tulisan. (kotak kanan atas)
Copy tulisan anda dan Paste di kotak tsb dan beri judul dan tekan SAVE. Tambahan: Setiap tulisan hendaknya diberi TITLE dimulai dengan Nama Penulis + judul Tulisannya. Tanpa nama penulis, dengan sendirinya tidak jelas siapa yang menulis dan tulisan tidak bisa diterbitkan. TIAP ORANG HANYA BOLEH MENGIRIM TULISANNYA SENDIRI

Daftar tulisan

Maharani Ratna Pambayun: Takut Dibaptis

Pembaca: 1407

Belajarlah sampai ke negeri Cina. Inilah salah satu alasan kenapa dalam agama Islam, ayat yang pertama diwahyukan kepada Muhammad SAW adalah 'IQRA' yang berarti "Bacalah".  Berikut ini adalah cerita seseorang yang tidak punya pengetahuan cukup dan menyebarkan pengetahuannya yang sempit dan terbatas ini kepada banyak orang sehingga percaya sepenuhnya.

 

Cerita 1

Pekerja rumah tangga saya pernah bercerita, ketika ia mengikuti pengajian, sang ustad berkata "kalian kaum muslimin kalau menderita sakit dan harus dirawat ke rumah sakit sebaiknya memilih RS Islam atau RS milik pemerintah. Kalau kalian terpaksa dirawat di RS Panti Rapih atau Bethesda, misalnya, sebaiknya ada anggota keluarga yang 24jam harus menunggui pasien. Karena kalau tidak ditunggui sebentar saja, nanti pasien tersebut akan langsung dibaptis masuk agama nasrani.

 

Cerita 2

Pada saat erupsi Merapi tahun 2010 kemarin, sempat muncul berita terjadi keributan di daerah Ganjuran. Keributan ini akibat ulah sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam yang meminta para pengungsi Muslim untuk meninggalkan tempat peribadatan umat Katolik yang dijadikan posko pengungsian darurat. Lebih baik pindah ke pengungsian lain saja. Alasannya adalah nanti para pengungsi beragama islam yang tinggal di sana akan dibabptis menjadi umat nasrani.

 

 

Dan 2 cerita di atas adalah peristiwa nyata. Umat Islam seringkali berpikir bahwa untuk memeluk agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha semudah memeluk agama Islam yang "hanya" mengucapkan dua kalimat syahadat.

Misalnya, untuk menjadi seorang Katolik, ia harus memberitahu Romo bahwa ia ingin menjadi Katolik. Romo tak serta merta mengiyakan. Pada beberapa orang Romo malahan menguji orang tersebut dengan memintanya kembali setahun kemudian. Setelah Romo mengiyakan, orang tersebut harus mengikuti sekolah agama (katekisasi). Setelah selesai sekolah pun, Romo sekali lagi masih bertanya apakah orang tersebut masih yakin untuk memeluk agama Katolik. Jika betul-betul yakin maka ia akan melewati sekian tahap lagi untuk dibaptis menjadi Katolik. Bahkan tak sedikit orang yang merasa kesal, capek, dan tidak sabar sehingga mengurungkan niat. Demikian pula jika Anda ingin menjadi Kristen, Buddha, bahkan Hindu.

 

Karena Kristen, Katolik,Hindu, dan Budha lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Sedangkan Islam sekarang ini cenderung mencari banyak pengikut tanpa memperhatikan kualitas pengetahuan dan pemahaman umat. Bahkan ada kasus, umat Islam tidak mau memberi ucapan selamat Natal, atau selamat merayakan Nyepi, selamat hari Waisak, dsb karena takut menjadi kafir. Karena dengan memberi ucapan berarti kita mengakui dan merayakan hari tersebut. Apakah iman umat Islam setipis itu sampai-sampai hanya memberi ucapan saja takut?!

Maka ada istilah "tak kenal maka tak sayang".

Jangan takut menjadi murtad untuk mengapresiasi dan mempelajari agama dan kepercayaan yang ada di dunia ini.

Jangan pula mendengarkan ajaran dari satu guru saja.

Berhentilah menyebarkan kesesatan yang akhirnya merusak kedamaian, menimbulkan konflik, rasa curiga, bahkan peperangan.

 

…Semoga tulisan ini bisa membawa kebaikan dan kedamaian bagi para pembaca…

37 comments to Maharani Ratna Pambayun: Takut Dibaptis

  • Anonymous

    Kristen lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas ? Kata siapa ?Kau jangan pura2 bego lah. Banyak umat = lebih banyak duit masuk. makanya pendeta2 kristen sangat giat melakukan Kristenisasi buat menambah kuantitas pengikutnya! atau jangan2 kau itu pendeta HKBP ya? makanya nulis artikel yang mengagungkan Kristen dan menghina Islam ? bah!

  • Anonymous

    @no 1 bicara kuantitas dengan kualitas, Islam jumlah penganut 1,5 milyar orang peraih nobel 6 orang, Yahudi jumlah penganut kurang dari 10 juta orang peraih nobel puluhan, sama orang Yahudi yg dikit aja orang Islam kalah kualitasnya apalagi sama Kristen,

  • Anonymous

    contoh umat agama yg cm mementingkan kwantitas.otak nya kosong ,selalu merasa di zolimi>inferior.mental budak dll dll d;;

  • Anonymous

    Buat No.1 …. merasa dihina ya??? Gak usah ributlah tanpa anda merasa dihina pun memang sudah hina hhee…mau tahu buktinya? Tanya sama Habe yang dah lama gak nulis-nulis atau lihat TV. Be…gimana nich? Yang kristen sok kualitas yang islam sok jagoan!!! Dudho-JKT

  • Anonymous

    tetangga saya “murtad” pindah agama dari islam ke katolik hanya dengan ditukar sama mobil L30* butut…tidak perlu nunggu tahunan…..klo nggak percaya silakan cek di daerah jogja pinggiran, banyak kasus kristenisasi seperti ini

  • Anonymous

    ngapain berantem, marilah damai. Kalo mau tunduk itu sama sang pencipta. bukan agama kalian yg bikin gelut, tengkar. kalo ikut islam jadi kere dan ikut kristen jadi kaya, yaaa ikut kristen. Demikian juga sebaliknya. Temenku kristen ktp, waktu melihat bisnis jilbab menguntungkan, yaaaa jadi muslim didepaan customer nya. Malah mensuplai peralatan haji. Duit, kehidupan ma, mbak , om, tante. Ram Punjabi agama sikh, hindu, bikin film “ayat2 cinta dan sinetron muslim. Yg jadi kaya siapa cing? jawab: Ram punjabi. yg dungu siapa cing? penonton/ penggemar film “ayat ayat cinta’ dan sejenis. Ada lagi si minang kere terus selama menjadi warga minang ato WNI, yaaaa ikut agama AMRIKI yg memberi kehidupan lebih baik. Tanya tuh si Hasan Basri Durin. Makanya si MRP/ mhrn pmbyun ikutlah menetralkan pra kaum agamawan/ti yg berbeda.

  • Anonymous

    Kejadian yang sama terjadi juga ketika gempa besar melanda Yogya dan Klaten. Relawan non-muslim dan sumbangan sembako dlsb yang berasal dari dermawan perorangan maupun organisasi non-muslim dicurigai oleh kalangan muslim tertentu sebagai pemanfaatan dalam kesempitan untuk melakukan kristenisasi. Sedih!

  • Anonymous

    Pengamatan Mbak MRP atas kejadian nyata tersebut maupun komentar-komentar yang masuk merupakan bukti nyata bahwa alih-alih mempersatukan umat manusia agama justru memisahkan manusia yang satu dari manusia lainnya. Jadi inget lagunya John Lenon, “Imagine.” Imagine there is no religion, dst. Alangkah indahnya kalau bangsa kita, bangsa Indonesia, ini bisa hidup rukun dan tidak dipisah-pisahkan oleh sekat-sekat agama yang mengatasnamakan Tuhan, atau apapun sebutannya. Kalau benar ada yang namanya Tuhan Yang Maha Esa, maka alangkah sedihnya beliau melihat umat manusia ciptaannya itu bertengkar, berkelahi, bunuh-bunuhan, setelah dan sambil berpikir dan berkata-kata serta berteriak: “Demi nama Tuhan!”

  • Anonymous

    Allah, apa agamamu? Apa allah pernah mengucapkan kalimat syahadat? Kalau belum, dia bukan islam, kalau sudah, artinya dia bukan allah

  • Anonymous

    Jelas allah swt agamanya islam karena dia bersama malaikat bersalawat pada nabi Muhammad, seperti semua muslim di dunia bersalawat kepada nabi. bersalawat artinya mendoakan nabi bersama keluarganya selamat dan sejahtera. Al Ahzab 56.

  • Anonymous

    allah swt itu agamanya bukan islam tapi arab. arab itu sebuah agama. kalo allah swt agamanya islam, maka allah swt yg maha kuasa dg kekuasaannya akan melenyapkan semua non-islam. lha kok tidak!!!! ini berarti allah swt maha lemah. dan ini ADALAH KESIMPOLAN DARI SI NO: 10. NO: 10 NYATA MENGHINA ALLAH SWT. KURANGAJAR KAMU. SIAPA BAPAKMU?

  • Anonymous

    awloh kok salawat ke si momad ??? pantesan awloh mu memble, jangan2 awloh memang ciptaan si momad. sana jedotin ndas mu lagi…biar tambah oon.

  • Anonymous

    Waduh! Allah SWT beragama Islam? Yang bener? Ada dalam Al Quran? Waduh! Allah bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW? Waduh! Ada tertulis dalam Al Quran? Waduh! Hopo tumon? Ini bener-bener menohok akal sehatku. Makin banyak aja bukti bahwa agama itu adalah buatan manusia.

  • Anonymous

    Melihat komentar no.10 aku jadi penasaran juga, trus terang aku gak pernah sembahyang, gak punya injil atau qur’an. terpakasa aku bela-belain kunjung ke tetangga baikku muslim beneran. aku sih gak jelas yang aku anut, abangan aja deh.aku pinjam al quran dia, sampai-sampai dia nylethuk “kok tumben? Nich! mas di!” Aku baca-baca di rumah aku cari Al Azhab 56, penasaran banget!!, dan nich isinya dlm bhs Indonesia: inna allaaha wamalaa-ikatahu yushalluuna ‘alaa alnnabiyyi yaa ayyuhaa alladziina aamanuu shalluu ‘alayhi wasallimuu tasliimaan [33:56] Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

  • Anonymous

    Apa penulis sudah recek kebenarannya?, bahwa ke RS Panti Rapih atau Bethesda akan di baptis kalau bukan kristiani. Panti Rapih Katolik, Bethesda Protestan. Saya bukan kedua agama tsb, pernah nginap 10 hari di Bethesda karena kecelakaan. Tidak ada sedikitpun gelagat pengkristenan disana. Cerita bohong untuk memancing kemarahan umat lainnya. Singkirkanlah kefanatikan agama, jadilah seorang nasionalis untuk membangun negara ini. Jadikanlah agama keyakinan individual.

  • Anonymous

    Dg mmbaca al ahzab mk jlas bhw allah swt & malaikat arb lebih rndah dr muhamad arb. al qur’an tdk lagi kitab suci. Mana mungkin allah swt mrndahkan diri didepan manusia muhammmad????? Dasar no 10 adlah PENGHINA ISLAM. No 10 adalah LEMBU PETENG. Yg bener muhamad penyembah alah (lihat surat AL QAEDA pada kitab suci PEMBUKAAN UUD 45 paragraph 1003)

  • Anonymous

    Orang Islam walaopun jumlahnya banyak tapi kwalitasnya rendah, tidak bisa berfikir kritis dikit contohnya ya @10, kalo Allah mendoakan nabi muhammad, terus Allah beroa pada siapa? kepada Genderwo? gak masuk akal. makanya jangan males, kalo punya otak di pake untuk mikir, atau emang gak punya???

  • Anonymous

    Mana mungkin allah yg katanya maha kuasa perlu berdoa. Tak masuk akal. Berdoa ke siapa. Ke Yehovah Yahudi? Apalagi mendoakan nabi yg keluarganya habis habisan saling bunuh (Hasan Husein dll) apa doa manjur? Betul betul durhaka kamu, no 10 dikutuk FPI

  • Anonymous

    mana mungkin, kalau berToa memang

  • Anonymous

    @ No.15. Yang ngawur itu pak ustadz di pengajian yang diikuti oleh pembantunya Mbak Rani. Nih baca lagi: “Cerita 1 Pekerja rumah tangga saya pernah bercerita, ketika ia mengikuti pengajian, sang ustad berkata “kalian kaum muslimin kalau menderita sakit da

  • Anonymous

    Memang agama yg satu ini sukanya cuma fitnah sana sini, curiga sana sini. Waktu tsunami aceh aja ,org2 amrik ama org2 kafir yg pertama kali nolongin, tanpa nanya: “agama lu apa?”, tp sesudahnya ada aja orang yg berpendapat ,jangan jangan ada krist***isasi. Dasar Guoooblokkk !

  • Anonymous

    ayah saya waktu dirawat di rumah sakit karena terkena stroke,dibaptis TANPA IJIN ayah saya oleh pendeta kristen BANGSAT! sungguh ga bermoral !

  • Anonymous

    kalian itu sama2 indonesia. Ingat sumpah pemuda : berbahasa satu, bahasa indonesia. beragama satu, agama indonesia. Kristen / dll dibaiat islam, ngggaaaak ada itu. islam di baptis kristen / hindu, nggggaaaaaak ada itu. Yg ada cina dinikahi/ digauli jawa. Jawa dinikahi / digauli cina. begitu pula minang digauli sunda dsb, dsb. Ya saya ingatkan muslim itu masuk nerakanya kristen, juga masuk nerakanya hindu. Dan sebaliknya. Wah kok pada guoooblok, sehingga tengkar. Saling menggauli napa? kan enak. Tak kasih tahu yaaaa, muhammad itu bisa masu surga juga bisa masuk neraka. Paus paulua Pope juga begitu. Isa/Yesus bisa masuk neraka bisa masuk surga. Begitu juga si Budha gotama. wong indo kok percaya agama2 asing. Buoooodoh. cape deh

  • Anonymous

    @ guest 23, Anda terlalu ge-er, Produser pembuat film ini juga membuat film Budha,film “The Black Church”, juga membuat film tentang Yahudi,memang pada dasarnya orang Amerika berpikiran terbuka dan ingin tahu juga mau mempelajari budaya bangsa lain, jadi

  • Anonymous

    Orang barat apa juga dikagumi, setan saja dikagumi. Binatang saja diberi warisan. Di Arab? manusia saja nggak ada harganya. Lihat berapa banyak TKI kita yang dipenggal?. Ngomong2 agama mereka apa ya?.

  • Anonymous

    Hubungan Orang Indonesia dengan Arab itu unik, Bagai gadis yg cintanya tak terbalas. Disatu pihak, di-Indonesia segala yg berbau arab sangat di agung-agungkan. Ustad Arab begitu dikagumi,Didaerah pinggiran Bandung,ada sebidang tanah yg dipagar seng cukup panjang, lalu ditulis peringatan dalam tulisan arab disepanjang seng itu, ternyata bisa cukup bebas dari coretan2 liar, beda nasibnya dengan tembok2 lain, yg bahkan pintu besi toko saja ada yg corat coret. Kawin kontrak ala arab di puncak memang sempat heboh, tapi ga sampe di obrak abrik sama organisasi tertentu. Dari cara berpakaian, bahasa, topi, bahkan jenggot, segala di arab-arab kan. Sadarkah bahwa kita juga diberi Identitas oleh Tuhan ?, Sadarkah bahwa kuasa Tuhan juga yg membuat wajah dan perilaku kita berbeda dengan arab ?,atau apa memang budaya kita berada dibawah budaya mereka. Sadarkah Kita bahwa yg satu ini mencabut pelan2 seluruh identitas kita sebagai Bangsa/Manusia Indonesia ?. belom lagi setoran tiap tahunan, berapa yg disumbangkan rakyat Indonesia yg cukup melarat itu ke tanah arab yg kaya ??? Coba sekarang lihat dari sisi lain, apakah org Indonesia yg sangat bangga dengan predikat negara musl** terbanyak di dunia ini mempunyai tempat khusus dimata arab ?.( kenapa kita tidak bangga dengan identitas sendiri sebagai negara Panca-Sila,Ideologi yg dulu sempat dikagumi oleh bangsa lain).Sebuah kenyataan bahwa kasus PRT terbanyak adalah di negara itu. bangsa kita ternyata tidak diperlakukan khusus disana. Waktu ada bencana2 alam juga bangsa2 lainlah yg pertama dan sigap menolong karena peduli terhadap Indonesia. Memang kasian bangsa kita ini, bagaikan gadis cantik yang bertepuk sebelah tangan.

  • Anonymous

    Cinta tidak seimbang! Dalam politik, indonesia juga sangat memihak ke Palestina. Sampai sampai dalam Olahraga Asian games, melarang Israel dan kena skors. Ironisnya negara negara Arab justru tidak begitu dan tidak setia kawan dengan Indonesia. Bukankah jadi bodoh dan ditertawakan Arab arab itu?

  • Anonymous

    dasar antek yahudi kalian! cuma antek yahudi yang membenci orang ARAB!

  • Anonymous

    Saya tidak membenci org Arab dan Saya tidak kenal satu orang Yahudi pun…, Saya adalah orang Indonesia, yang sedih melihat lunturnya Jati Diri kita sebagai bangsa Indonesia. Bagaimana sebuah bangsa bisa kuat dan maju, jika jati diri saja tidak punya ??? Saya hanya mau menyadarkan, bahwa kita boleh beragama apapun, karena itu adalah urusan pribadi kita dengan sang Pencipta, Agama adalah urusan hati, bukan urusan penampilan !, Anda tidak bisa pungkiri keadaan sekarang, dimana dalam beragama, urusan ritual dan penampilan begitu dipentingkan, dan hasilnya apa ???, cuma membuat pengkotakan , dan hanya mempertebal perasaan bahwa aku golongan ini dan kamu golongan diluar aku…,sehingga kita lupa bahwa kita adalah ” INDONESIA “, mau orang Aceh, Jawa, Bali, Ambon, Irian….., semua adalah INDONESIA, jangan lupakan itu !!!, Apa anda pikir dengan identitas yg semakin “Arab” sekarang ini berarti hati kalian makin “Islami” ???. jangan sedangkal itu kalau beragama, buktinya sekarang keadaan negara makin bobrok !, terpecah2, rasa kebersamaan makin hilang, rasa benci terhadap golongan lain makin tebal. sedangkan urusan lain dimana kita memajukan negara, dilupakan sama sekali. Dulu sebelum “kegenitan bersolek” itu melanda, Indonesiapun sudah mayoritas Islam, tapi kenapa kita bisa rasakan bagaimana kesejukan dan kebersamaan sangat kental dalam kehidupan sehari2 ?sampai2 Rakyat Indonesia waktu itu terkenal didunia dengan julukan ” Smiling People “, coba berpikirlah…dan jadilah “INDONESIA” !.

  • Anonymous

    masuklah kamu ke surga nya islam arab, dan kamu juga akan masuk ke neraka nya kejawen. Lu pikir surga cuma punya lu. Lihat nanti setelah mati, emang lu sudah pantas masuk surga, bahkan surganya islam king Fahd raja saudi. Lu nggak juga diterima di surga Arab tahu. Lu lihat Raja brunei Hasanal Bolkiah yg sudah infaq, zakat lebih gede dari kamu saja masih ngimpi antre masuk suega aloh arab. Apalagi kamu yg zakat di incrit2 sedikit sekali mau kebagian surga arab. Hoa…hoa…hoa….. . Cuma perasaan kamu saja sudah nyebut kalimah sahadat, merasa jadi penguasa surga arab. Di surga islam ya, tak kasih tahu kamu no 29 itu dikentutin raja2 arab dan raja Kuwait krn dia fasih Arab. Emang aloh arab mau masukin kamu no 29 ke surga aloh arab wahabi. Kamu no 29, solat sunat saja kurang, mau zakat pelit cuma seperak , 2 perak memimpikan surganya wahabi saudi . Hoa… hoaaa. hoaaa. Alloh nggak rela ngasih kamu surga. Mikir mas.

  • Anonymous

    Agama kita islam itu sy akui paling memble. 1. Kalo aloh arab wahabi itu maha sakti n kuasa, mk di dunia ini kalender yg digunakan bukan Jan – Dec. 2. aloh dg kuasanya bisa menentukan hari idul fitri yg pasti. Nabi isa aka Yesus saja bisa bikin 25 Dec sbg cristmas. Hari nyepi hindu saja pasti. Hari waisak budha saja pasti. Kok hari idulfitri tidaaaaaak bisaaaaa. Guooooobloooook bin muhamat saw

  • Anonymous

    Saya lebih takut kalau dibacok, digebuki, atau dibom, daripada dibaptis. Kalau cuma baptis paling-paling basah-basah doang.

  • Anonymous

    yang kristen2 jangan menghina moslem, praktisnya kalo orang udah dapet yang terbaik, kata2 menghina bahkan kamus menghina saja tidak terdapat dalam hati dan pikiran, yang islam juga jangan berpikiran sempit, lebih baik baik mencintai indonesia, tanah yang kita tinggali, dimana kita bisa hidup mencari nafkah dan ber anak cucu. Mari kita cintai Allah lebih lagi dengan membangun negara kita.

  • Anonymous

    Disuatu tempat bernama indonesia,Bang Haji dengan Pendeta hidup bertetangga,karena memang mereka sudah bersahabat sejak kecil.dan disuatu masa di musim penghujan tepatnya di hari Minggu hujan turun sangat lebatnya sehingga kampung Indonesia kebanjiran,seluruh kampung teredam banjir,sementara pak Pendeta harus pergi ke Gereja untuk memimpin ibadah dengan jubahnya,karena takut basah diapun meminta tolong bang haji untuk menggendongnya… ditengah gendongan bang Haji si pendetapun tiba2 tertawa terbahak2,lalu dengan heran bang hajipun bertanya; @bang Haji;kenapa pak pendeta tertawa…?? @Pendeta;aku tertawa karena baru kali ini pendeta Naik Haji..sambil tertawa kembali,,,huahahahahaha @Bang haji merasa di lecehkan dia pun berniat balas dendam dan menjatuhkan Pak pendeta kedalam genangan banjir sambil tertawa….huahahahahahha Dengan sedikit emosi pendetapun bertanya; @pendeta; bang haji kenapa kamu tertawa setelah menjatuhkan aku,,,???? @bang Haji;Huahahaha… lucu… Lucu… baru kali ini seorang Haji membabtis,,,,wkwkwkwkwkk

  • maharani ratna pambayun

    Wow, sy baru tahu klo tulisan saya dishare di sini. Terima kasih.

    Inti dari tulisan sy adlh agama itu sifatnya pribadi, jalan utk mendekatkan diri dg Tuhan dan ajaran-Nya smua penuh cinta kasih. Jgn lagi ketika pengetahuan kita sempit atau sbnrnya tdk tau sama sekali, tapi menghasut dan menyesatkan org. Bumi sdh sgt panas,penuh kebencian dan angkara murka, apa kita smua betah hidup di tengah2 keadaan spt itu krn pemikiran yang sempit?

    Kita sholat 5x sehari, doa novena setiap saat, sujud 3x tiap bertemu patung budha, tapi knp kita senantiasa sll berselisih. Pdhl smua agama tsb mengajarkan cinta kasih.

    Ketika agama jadi berhala, Manusia hny menyembah agama bukan Tuhan itu sendiri, agama jd alat politik, mencari uang, pengrusak kedamaian.

    Marilah belajar utk mencintai, menolong sesama, berteman dg sesama tanpa melihat suku, agama, dan ras seseorang. Mengurangi global warming tdk hny dg tanam pohon, tp menciptakan kedamaian dan cinta kasih adlh esensinya.
    Talkless, do more…

    Salam.
    #nb: saya, keluarga, dan teman sdh berulang kali k Bethesda dan Panti Rapih, dan tak prnh adaa pembaptisan. Masuk RS beragama Islam, sembuh pun msh Islam. Sama spt saya masuk kuil, gereja, goa, candi, wihara, klenteng, apapun namanya, klo keyakinan kita kuat, so what? Ato jgn2 kita yg takut itu, justru msh terombang-ambing??! Yang berkuasa atas agama itu cuma diri sendiri dan Tuhan, bukan pemuka agama.

  • Rico

    Diawali dengan baik dan ditutup dengan baik oleh Maharani. Yang komentar saya yakin 70-90% orang2 berdosa yg belon niat tobat. MUngkin masih punya selingkuhan tapi berapi2 belain agamanya. Mungkin masih pake narkoba tapi paling kenceng promosiin agamanya.

    Maharani benar, agama adalah urusan pribadi. Jadi kalo ada agama yg diejek, diserang, dihina, so what? Itukan agamanya yg dihina bukan pribadi lu.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>